Preview: Napoli vs FC Bayern, Pertandingan Melawan Diri Sendiri


Kunjungan ke Stadion San Paolo akan menjadi tantangan berat bagi Bayern. Tantangan datang bukan cuma dari Napoli dan suporter fanatiknya, tapi terlebih dari diri sendiri.

Complacency vs Confidence

Sebenarnya sejak beberapa pekan yang lalu, tepatnya jelang laga melawan City, Lahm sudah mengingatkan timnya agar tidak cepat berpuas diri (complacency) dengan serangkaian hasil bagus yang diperoleh FC Bayern. Karena hal itulah yang bisa menjadi salah satu faktor krusial yang bisa segera mengakhiri perjalanan cemerlang Bayern di awal-awal musim ini.

Adalah lebih baik jika para pemain Bayern mengkonversi rangkaian hasil baik yang diperolehnya menjadi kepercayaan diri yang semakin solid. Musim lalu, ketidakpercayaan antar lini khususnya dalam hal bertahan merupakan salah satu penyebab tidak stabilnya performa FC Bayern Muenchen.

Clean Sheet vs Winning

Hal menarik lainnya adalah untuk mencermati mana yang menjadi fokus anak-anak Bayern, meraih kemenangan atau mempertahankan clean sheet? Kalau pertanyaan ini ditanyakan kepada salah satu raising star Bayern musim ini, Toni Kroos, berikut kurang lebih jawabannya: “We’ll be much happier if we win 2–1 at the weekend than drawing 0–0. We could all live with that.” Memang sih, jawaban itu diberikan dalam konteks Bundesliga. Mungkin bisa berbeda juga dalam konteks Liga Champion, khususnya jika mengamati posisi klasemen grup A saat ini.

Paling ideal tentu saja meraih kemenangan tanpa harus mengalami kebobolan dan saya sendiri berpikir hal tersebut sangat mungkin diraih Bayern. Namun, mari kita lihat juga bagaimana kira-kira Napoli akan bermain pada laga Rabu dinihari yang akan datang?

Hal pertama yang ingin saya sampaikan adalah jangan menganggap kekalahan Napoli dari Parma sebagai pure kekalahan. Kekalahan dari Parma tidak serta merta menggambarkan bahwa Napoli berada di bawah tekanan lawan sepanjang pertandingan. Yang terjadi justru sebaliknya. Penguasaan bola mereka begitu dominan. Sepertinya faktor luck saja yang membuat mereka gagal meraih kemenangan atau sekedar draw pada pertandingan Serie A akhir pekan lalu.

Hal lain yang perlu dicermati adalah Napoli merupakan tim yang punya tendensi menyerang. Bahkan pola itu tak cuma ditampilkan ketika bermain di kandang, tapi juga kala tandang. Keberhasilan menahan City 1-1 dan menang 3-0 melawan Inter Milan adalah bukti nyata betapa attack-mindednya pola permainan mereka. Dengan pemain-pemain serang yang memiliki kualitas jempolan semacam Cavani dan Lavezzi, daya dobrak Napoli memang tidak boleh dipandang enteng. Apalagi mereka akan bermain di hadapan suporter sendiri dan sudah dipastikan bahwa seluruh tiket pertandingan telah sold out!!

Dengan kondisi tersebut, ada kemungkinan ball possession dikuasai Napoli. Meski tentu saja tidak akan betul-betul didominasi juga. Karena Bayern di musim ini merupakan tim yang mampu menjaga bola dengan baik. Namun untuk mencetak gol di laga melawan Napoli, menurut saya, peluang terbesar Bayern adalah melalui serangan balik dan set piece.

Dan untuk dua hal tersebut, Bayern punya kemampuan yang baik, termasuk ketika para pemain Bayern berlaga membela Jerman. Gol-gol ke gawang Turki misalnya, merupakan bukti dari serangan balik yang cepat dan mematikan. Satu keuntungan lain bagi Bayern adalah opsi di lini depan yang semakin banyak. Kalaupun Gomez mengalami kebuntuan membobol gawang Napoli, bukan tidak mungkin Olic atau Petersen berhasil melakukannya.

Dan jika Bayern mampu menjaga gaya bertahan seperti yang ditampilkan sepanjang musim ini, saya yakin Bayern akan mampu merebut kemenangan sekaligus memperpanjang rekor clean sheet.

Fun Facts

# Rafinha musim lalu bersama Genoa bertemu Napoli dua kali dan keduanya berakhir dengan kekalahan 1-0.

# Rekor tandang FC Bayern di tanah Italia: Menang 5 x, draw 2 x dan kalah 9 x.

# Napoli dan Bayern pernah bertemu di semifinal UEFA Cup 88/89. Bayern kalah di Naples 0-2 dan hanya mampu imbang 2-2 di Munich.

# Orang tua Contento berasal dari Naples dan adalah pendukung berat Napoli. Bahkan, nama Diego Armando, diambil dari nama superstar Napoli di era 80-an, Diego Armando Maradona. Well, terlepas dimainkan atau tidak, Contento bakal senang bisa “pulang kampung” dan bertemu kerabatnya di Naples. Tapi kalo Bayern menang, kira-kira Contento bakal dimusuhi Bapak Ibunya ga ya? :p

Kita berharap bayern kembali meraih hasil positif dan saya perkirakan kita bisa menang dengan selisih 1 gol. Bagaimana menurut kalian?

 Quotes

“together with Barcelona, they’re the best on the planet.” Hamsik (Napoli)

“we’ll have to go right to the limit physically and mentally. We need a perfect performance.” Mazzari (Napoli Coach)

“They’re very unpleasant to play against, and they’ve made an excellent start to the season, even though they did lose at home to Parma at the weekend. They’ll fight till they drop, and with the crowd behind them, they’ll perform to the limit.” Badstuber tentang klub-klub Serie A

“However, we must avoid defeat at all costs.” The Great Rummenigge

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s