Wasit Yang Menentukan Hasil Akhir (?)


Dalam sebuah “iklan” yang dibintangi beberapa pemain Bayern baru-baru ini, ada sebuah pernyataan yang menarik: “Men, it’s still going to be the referee who decides how we play.” (buat yang belum nonton, bisa lihat di postingan kami sebelumnya).

Sialnya, hal itu benar-benar terjadi dan dialami sendiri oleh Bayern kala bertamu ke markas Hannover. Setidaknya dua kali keputusan wasit di babak pertama “menentukan” hasil pertandingan malam tadi.

Yang pertama, adalah ketika wasit memberikan hadiah (literally) pinalti kepada Hannover atas “pelanggaran” yang dilakukan oleh Lahm terhadap Cherundulo. Dan yang kedua adalah kartu merah yang diberikan kepada Boateng. Memang Boateng terlihat jelas mendorong pemain Hannover dalam sebuah keributan antar pemain di pinggir lapangan, but c’mon, straight red card? Poor decision I should say.

Meski demikian, bukan berarti Bayern sendiri tak punya kontribusi terhadap kekalahan ini. Berikut dua hal yang saya catat:

1. Fisik pemain drop

Jupp tentu paling tahu kondisi fisik para pemainnya, tapi saya melihat mereka tidak sedang dalam kondisi 100% fit. Lihat saja Lahm dan Ribery yang tak segesit biasanya. Padahal alur serangan lebih sering dibangun dari sisi kiri.

2. Alur serangan yang stuck

Cukup sering terlihat pemain Bayern agak bingung mau ngoper bola ke siapa setelah masuk ke wilayah Hannover (khususnya di babak pertama). Jarak antara lini tengah/belakang dengan para pemain depan terlalu jauh dan mengakibatkan supply bola ke depan tidak optimal.

Dan sayangnya, Jupp tak segera membuat perubahan susunan pemain, khususnya ketika Hannover-pun harus bermain dengan 10 pemain. Padahal saya membayangkan Olic dan Petersen bisa masuk lapangan lebih cepat. Namun keduanya baru masuk setelah menit ke-80.

Btw, satu hal lagi yang membuat Bayern kalah adalah: TIANG GAWANG🙂 Ya, setidaknya dua kali tendangan pemain Bayern (Kroos dan Schweini) menghantam tiang dan membuat skor tidak berubah. #unlucky

Tiga gol dalam dua pertandingan beruntun yang bersarang ke gawang Neuer jelas perlu menjadi sebuah early warning bagi Jupp dan seluruh pemain. Memang sih tiga gol itu lahir dari pinalti dan bunuh diri (deflected), tapi bagaimanapun hal tersebut harus menjadi catatan bagi perbaikan sistem bertahan Bayern.

Anyway, FC Bayern masih memimpin bundesliga, selisih 3 poin dari Dortmund dengan selisih gol yang juga fantastis. Semoga Bayern segera bangkit ketika menjamu FC Nürnberg di Allianz Arena pada laga kesebelas Bundesliga. Namun, indikasi kebangkitan harusnya bisa segera dilihat ketika Bayern bertemu dengan Ingolstadt pada tanggal 27 Oktober yang akan datang (DFB Pokal).

Oh, one final thing to say, here is the name of the ref: Manuel Gräfe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s