Pertandingan Paling Menegangkan…so far..


Begitu banyak drama terjadi dalam 90 menit pertandingan. Bersyukur hasil akhir berujung kepada kemenangan bayern 3-2. But let’s dig some stories during the match:

1. Super Mario Hattrick

Gol pertamanya tadi malam adalah yang paling istimewa menurut saya. Gerakannya mengecoh bek lawan dan langsung melepaskan tendangan kaki kiri mendatar yang gagal ditangkap De Sanctis menunjukkan kapasitasnya sebagai striker yang mampu juga menciptakan peluang sekaligus mencetak gol sendiri.

Yang perlu di apresiasi juga dari semua pemain Bayern adalah semua build up serangan dilakukan dengan sangat sabar menunggu waktu yang tepat untuk meneruskan bola ke kotak pinalti Napoli yang berujung terjadinya seluruh gol Super Mario. Berikut gambaran build upnya:

Gol pertama: lahm-ribery-kroos-boateng-gustavo-basti-gomez

gol kedua: ribery-basti-kroos-gomez

gol ketiga: kroos-lahm-kroos-ribery-mueller-ribery-kroos-gomez

Di babak kedua, Gomez tak terlalu banyak terlibat dalam permainan Bayern, karena memang overall ada penurunan konsentrasi dan daya gedor Bayern ke kubu Napoli. Namun di menit akhir pertandingan, ada satu kejadian yang unik dan hampir menjadi sejarah tersendiri, yaitu ketika Mario Gomez menendang bola masih dari dalam wilayah Bayern langsung menuju ke gawang Napoli yang melompong karena De Sanctis meninggalkan posnya untuk mencoba memanfaatkan peluang terakhir timnya dari sebuah tendangan penjuru. Beruntung, De Sanctis masih sempat menendang bola keluar.

2. Kehilangan Jendral
Lahm boleh jadi kapten tim, tapi buat saya, Basti adalah bos sesungguhnya Bayern di lapangan. Perannya begitu sentral dalam mengatur serangan maupun bertahan. Cedera yang dialami pada menit ke 50 setelah jatuh dengan posisi badan yang tidak pas ternyata menyebabkan patahnya collar bone (di sekitar bahu) dan memaksanya harus beristirahat setidaknya 6 minggu. Bahkan di official website bayern dikatakan bahwa 6 minggu itu adalah waktu bagi dia untuk bisa kembali berlatih bersama tim, jadi tidak serta merta juga langsung bisa diturunkan dalam sebuah pertandingan.

Saya tidak mau buru-buru berspekulasi bagaimana Bayern cope with this problem. Nantilah saya bahas hal tersebut ketika membuat preview pertandingan melawan Augsburg. Saat ini, let us just pray for Basti… Cepat sembuh, jendral…

3. Bad opponent for Badstuber

Napoli jelas akan selalu diingat Badstuber sebagai lawan yang tidak menyenangkan. Setelah di pertemuan pertama, ia mencetak gol bunuh diri, tadi malam ia menerima kartu kuning kedua di menit ke 76 yang membuatnya harus meninggalkan lapangan pertandingan.

Namun, dua kartu kuning yang diterima badstuber menurut saya merupakan keputusan hiperbola dari wasit yang memang sepanjang pertandingan memimpin dengan tidak becus !!! Cukup banyak free kick yang diberikan dengan terlalu gampang. Hampir untuk kedua kalinya dalam waktu dua pekan saja, keputusan-keputusan wasit bisa berujung pada tidak optimalnya hasil bagi Bayern. Remember the match against Hannover??

4. Can we practice more on how to defend set pieces?

So, gol-gol yang tercipta ke gawang Bayern musim ini bisa dibagi dalam dua kelompok: bunuh diri / deflected dan set piece (termasuk di dalamnya pinalti). Napoli berhasil mendapatkan dua golnya melalui set pieces/free kick. Namun yang paling saya sayangkan adalah gol kedua dimana Neuer benar-benar hanya bisa terpaku melihat sundulan Fernandez masuk ke gawangnya.

Juga bagaimana para defender saling mengcover/me-marking lawan pada saat set pieces yang sepertinya cukup rentan untuk ditembus. Ketidak-clear-an soal marking ini sepertinya yang menjadi sumber perdebatan DvB dan Gustavo sesaat setelah pertandingan usai.

Dan memang, gol kedua terjadi ketika Fernandez bisa memanfaatkan celah di antara DvB dan Gustavo yang sepertinya saling berharap rekannya menempel/mengganggu pergerakan Fernandez. But both ended up not marking Fernandez tight. Untunglah, saya sempat melihat, di akhir perdebatan (yang disaksikan juga dengan melongo oleh Alaba hehehe) keduanya saling berpelukan.

5. Sudah loloskah kita?

Belum. Tapi jelas peluang semakin besar. Pertandingan melawan Villareal mudah-mudahan sudah bisa jadi pemasti lolosnya Bayern ke fase knock out karena di saat yang bersamaan Napoli dan City harus saling bunuh demi mengamankan peluang masing-masing.

I don’t like City and I don’t like Napoli either. Tapi kalau harus milih (dan memang harus ada dua klub yang lolos dari tiap grup), maka saya lebih memilih City yang lolos menemani Bayern. Napoli sudah terlalu banyak merugikan Bayern di liga champions musim ini!!

Btw, terakhir, dua tim Bundesliga lainnya kembali menerima hasil yang bervariasi. Leverkusen ditekuk Valencia 3-1, tapi masih berada di posisi kedua. Sedangkan Dortmund meraih kemenangan tipis 1-0 atas tamunya Olympiacos, namun masih tertahan di peringkat tiga grup F dengan raihan 4 poin.

Begitu dulu sharingnya, teman-teman. And I feel so lucky to see the tremendous match last night. Streaming berjalan lancar untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Sesuatu yang patut disyukuri bagi seorang fans Bayern di Indonesia😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s