Beberapa Refleksi dari Laga Augsburg vs Bayern (Yang Belum 17 tahun dilarang baca hehehe)


Bayern meraih kemenangan pada laga keduabelasnya di bundesliga atas klub juru kunci Bundesliga, Augsburg, dengan skor tipis 2-1. Gol-gol dari Mario Gomez dan Franck Ribery cukup untuk memberikan tambahan 3 poin bagi FC Bayern. Kembali kami bersyukur bisa menonton dengan sangat lancar pertandingan kemarin, sehingga bisa sharing kepada teman-teman perspektif kami pribadi terhadap laga ini:

1. Sistem Sedikit Terguncang

Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Jupp menyatakan bahwa ia tak terlalu khawatir dengan hilangnya Basti untuk sementara waktu karena cedera. Hal ini dikarenakan sistem permainan Bayern (menyerang dan bertahan) sudah menemukan pola yang pas musim ini. Asumsinya, pemain manapun yang diberi kesempatan bermain sudah paham betul bagaimana menjalankan skema permainan Bayern ala Jupp Heynckes.

Namun, kenyataannya, tak semulus yang dibayangkan Opa Jupp. Skema permainan agak sedikit terganggu karena ritme permainan yang biasanya di bawah kendali Basti, tak bisa dijalankan dengan mantap oleh Alaba. Well, it’s not Alaba’s fault for sure. He takes time to adapt to this position. Karena setahu kami, dia lebih nyaman (biasa) bermain sebagai winger. Cukup sering saya perhatikan (even on first half-ketika Bayern mendominasi permainan), Alaba seperti gamang dalam positioning. Beruntung, Mueller, Kroos dan Ribery cukup sering agak turun untuk membantu Alaba dan Tymo “memulai” serangan.

Dan lebih beruntung lagi karena pertahanan Augsburg di babak pertama jauh dari sempurna. Ruang gerak pemain Bayern begitu leluasa. Memberikan space yang cukup renggang kepada Ribery di kotak pinalti, akibatnya bisa jadi gol, seperti yang ditunjukkannya pada gol kedua kemarin malam. Dengan sekali gerakan mengecoh bek lawan, tendangan kaki kirinya ke tiang jauh Augsburg tak mampu diantisipasi kiper maupun bek lawan.

2. Ada apa dengan konsentrasi pemain di akhir babak pertama dan awal babak kedua???

3 dari 4 gol yang bersarang ke gawang Bayern pada Bundesliga musim 11/12 terjadi di babak kedua. Lebih spesifik lagi, 15-20 menit awal babak kedua. Berikut datanya:

1. Igor de Camargo (Gladbach) –> menit 62

2. Pander (Hannover) –> menit 50

3. Hajime Hosogai (Augsburg) –> menit 59

Kalau mau ditambah dengan data-data dari liga champion, Napoli juga berhasil mencetak gol di babak kedua ketika laga berlangsung di Allianz Arena. Sedangkan dua gol lainnya Napoli ke gawang Neuer terjadi di akhir-akhir babak pertama. Sepertinya periode akhir babak pertama hingga awal babak kedua merupakan momen-momen paling rentan Bayern mengalami kebobolan. Mereka seperti kehilangan konsentrasi atau seperti merasa di atas angin dengan skor yang cukup aman di babak pertama.

Kemarinpun bisa saja skor jadi 2-2 kalau Neuer tidak melakukan penyelamatan gemilang dalam aksi satu lawan satu dengan pemain Augsburg. A good and strong save with his right hand. Tendangan keras bisa diblok dengan sempurna. Top Markotop, Manu!!

Ini perlu menjadi perhatian Jupp. Apalagi fenomena tersebut semakin sering terjadi pada beberapa laga belakangan ini. Mungkinkah faktor stamina berpengaruh pada konsentrasi pemain yang menurun? Mengingat pada bulan September dan Oktober laga yang dijalani pemain Bayern memang sangat padat, bukan hanya di klub, tapi juga di timnas. Oleh karenanya, kalau benar Loew akan mengistirahatkan sejumlah pemain pilar timnas dari Bayern untuk laga-laga timnas selanjutnya, saya akan sangat bersyukur dengan keputusan itu😀

3. Set Piece Defense

Di postingan sebelumnya, saya sudah angkat isu ini. Dan sekarang, mau tidak mau harus diangkat lagi, karena kejadian yang sama kembali terulang. Bayern kebobolan lagi dari sebuah set piece, kali ini corner kick. Menariknya, tidak langsung dari corner, disundul/ditendang langsung gol, tapi ada beberapa proses bola rebound sana sini sebelum akhirnya ditendang Hosogai untuk memecah kebuntuan serangan timnya.

I mean, we have too many players in the box, some of them have big body (Neuer, DvB, Lahm :p), tapi kok rentan ya menghadapi set piece lawan. Meski kalau urusan set piece, dalam hal penyerangan/offensive, Bayern juga bagus sih, terbukti kemarin gol pertama juga hadir dari tendangan penjuru. Umpan Ribery disundul oleh DvB, sempat ditepis kiper Augsburg, namun bola rebound dengan mudahnya diceploskan oleh Mario Goalmez.

Hal terakhir dari laga kemarin yan mau kita sharingkan (meski bukan bagian dari refleksi loohhh) adalah aksi fans Augsburg yang berbugil ria masuk ke lapangan pertandingan di jelang akhir laga. Ia sempat pula bersalto dihadapan Badstuber. Semoga Badstuber tidak shock dan trauma dengan pengalaman ini :p

Aya aya wae nih fans🙂

Dortmund akan menjadi lawan berikutnya. Main di Allianz Arena pula. Seharusnya Bayern bisa meraih 3 angka agar selisih poin semakin menjauh. Namun menyaksikan permainan Bayern di babak kedua membuat kita was was. Tapi kalau permainan bisa konsisten seperti yang diperagakan di babak pertama, saya yakin Dortmund akan berhasil kita kalahkan. It’s two weeks from now, semoga cukup waktu bagi Jupp untuk memastikan semuanya menjadi lebih baik di kubu Bayern.

Be Optimistic😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s