Bayern vs Koln – review


Starter yang diturunkan Jupp mirip dengan apa yang kami perkirakan. Hanya Boateng yang tidak masuk dan Jupp masih lebih memilih Badstuber untuk menemani DvB di jantung pertahanan. Watch my words: menemani DvB. Sesuatu yang tidak diprediksi banyak fans Bayern sejak awal musim, membayangkan DvB menjadi pilihan utama Jupp di posisi centre back Bayern. Tapi faktanya saat ini, itulah yang terjadi.

first half

Bayern menguasai penuh pertandingan. Tapi di saat yang sama, terlihat juga kebingungan memecah pertahanan Koln yang sangat rapat. Bisa dibilang setiap kehilangan bola, semua pemain Koln langsung masuk ke dalam wilayah pertahanan mereka.

Melihat padatnya pemain-pemain Koln di lini belakang, membuat Bayern memilih melakukan banyak crossing untuk mencoba mendapatkan peluang di depan gawang Rensing. Tapi dari semua crossing, hanya umpan Ribery saja di menit ke 14 yang dengan cukup mantap disundul oleh Gomez, meskipun sundulannya masih melenceng beberapa meter di sisi kiri gawang Koln.

Corners dan free kicks yang beberapa kali diperoleh Bayern juga jauh dari kesan efektif. Begitu juga dengan shots on goal yang coba dilakukan pemain-pemain bayern seperti Rafinha, Kroos dan Ribery, tak satupun yang benar-benar menyulitkan Rensing.

Di antara semua pemain, Ribery-lah yang tampak paling menonjol. Namun sayang, di menit 33, Ribery harus keluar dari lapangan setelah diganjar kartu merah oleh wasit. Hal ini diawali ketika Ribery terjatuh saat berupaya menerima sebuah umpan crossing. Sereno yang menganggap Ribery diving mengeluarkan kata-kata yang membuat Ribery naik pitam. Ribery segera bangun dan “memukul” (atau mungkin lebih tepat menepuk) leher bagian belakang Sereno setelah keduanya sempat saling adu kepala.

Selang beberapa detik setelah keduanya diberi kartu kuning akibat peristiwa tersebut, Sereno kembali mendekati Ribery dan kali ini Ribery memegang leher Sereno dan seperti ingin menanduk Sereno. Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning kedua bagi Ribery. Sebuah keputusan yang berlebihan dari wasit Guido Winkmann.

Setelah keluarnya Ribery, toh Bayern masih menguasai jalannya pertandingan, meski hingga peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, skor tetap 0-0.

Second half – How to Break Tight Defence ?

Jawaban terhadap pertanyaan tersebut bisa bermacam-macam. Namun dalam konteks Bayern vs Koln, jawabannya adalah: tunggu sampai pemain Koln bikin kesalahan sendiri.

And it happened in 48th minute. Sebuah umpan dari Rensing kepada Geromel gagal diterima dengan baik. Tymo pun segera mengirim umpan kepada Mueller yang segera berlari menerobos kotak pinalti Koln. Menyadari posisinya agak sulit untuk langsung mencetak gol, Mueller mengirimkan umpan pendek kepada Gomez yang berlari di sisi kirinya. Dengan mudah Goalmez mencetak gol ke gawang yang sudah tidak lagi dijaga Rensing.

Gol kedua juga lahir dari kesalahan pemain-pemain belakang Koln. Tendangan penjuru Kroos sebenarnya (harusnya) bisa dihalau oleh setidaknya empat pemain belakang Koln. Tapi faktanya umpan Kroos melewati mereka semua dan bola jatuh di kaki Alaba. Lagi-lagi, dengan mudah Alaba menceploskan bola ke gawang lawan. Ehm, btw Alaba masuk di menit ke 52 menggantikan Thomas Mueller, yang terlepas dari kontribusinya memberikan assist kepada Gomez, bermain biasa-biasa saja.

Selain Alaba, Jupp Heynckes juga memasukkan Gustavo (menggantikan Robben) dan Olic (menggantikan Mario Gomez). Olic berperan besar dalam proses terciptanya gol ketiga Bayern. Upayanya menerobos sisi kanan pertahanan Koln membuatnya harus dijatuhkan di kotak pinalti. Menyadari wasit tidak memberikan hadiah pinalti, Alaba segera mengontrol bola dan melepaskan umpan kepada Kroos. Dengan tenang, Kroos men-chip bola melewati Rensing. Bayern pun menang dengan skor akhir 3-0.

fakta

# Ini adalah clean sheet pertama Neuer di bundesliga setelah lima pertandingan sebelumnya selalu kebobolan.

# Mario Goalmez mencetak gol ke 16 nya di Bundesliga dari 16 kali penampilan.

# Bayern mendapatkan 10 kali corner kicks sedangkan Koln hanya 2 kali.

# 17 shots on goal for bayern. Koln??? 4 kali :p

Begitu dulu updatenya, guys. Thanks for reading. Sampai jumpa pada laga DFB Pokal kontra Bochum. Enjoy your weekend😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s