Dominasi vs Efektivitas


Kedua hal yang tertera pada judul tulisan ini tidaklah sesuatu yang selalu kontradiktif. Malah dalam sepak bola, dominasi/penguasaan bola memberi peluang lebih besar untuk menghasilkan serangan yang efektif.

Namun dalam pertandingan antara Gladbach vs Bayern, terlihat jelas kontradiksi antara dominasi dan efektivitas. Sejak awal pertandingan, Bayern langsung menunjukkan kemampuannya untuk mendominasi permainan. Namun, Gladbach, meski tak terlalu sering memegang bola, langsung menimbulkan kesan “berbahaya”. Passing antar pemain mereka ketika membangun serangan terlihat efektif dan bisa membongkar pertahanan Bayern.

Di menit ke 10, Gladbach unggul setelah Neuer melakukan kesalahan fatal yang mungkin tidak akan dilupakannya seumur hidup. Maksud hati membuang bola, Neuer malah “mengumpan” Reus yang berdiri tak begitu jauh dari kotak pinalti Bayern. Tentu bukan hal sulit bagi pemain sekelas Reus untuk menendang bola ke gawang yang kosong. 1-0 untuk Gladbach.

Beberapa menit dari gol tersebut sebenarnya Bayern punya peluang untuk langsung membalas, namun sundulan Gomez masih bisa ditepis ter Stegen. Bayern terus mendominasi permainan, namun tidak ada serangan yang cukup berarti. Hanya sebuah tendangan keras Kroos di menit ke 39 yang lagi-lagi masih bisa ditepis oleh kiper potensial Gladbach, Ter Stegen.

Sebaliknya serangan-serangan Gladbach, meski tak sering, tapi most of the time, berhasil mengobrak abrik pertahanan Bayern. Dan dengan memanfaatkan “lemahnya” Robben yang gagal mempertahankan bola, Arango dengan cepat memberi passing ke Hanke dan melanjutkannya ke Patrick Herrmann yang mampu melepaskan tendangan ke pojok kanan gawang Bayern. Skor pada akhir babak pertama: 2-0.

Di babak kedua, pola yang sama tetap ditunjukkan kedua tim. Bayern mendominasi penguasaan bola tanpa mampu mengubahnya menjadi serangan yang berbahaya. Sedangkan Gladbach menyerang dengan efektif. Herrmann kembali mencetak gol setelah menerima umpan thru pass dari Reus. Bayern hanya mampu membalas satu gol lewat tendangan keras Schweini dari jarak dekat.

Bayern melakukan 3 pergantian pemain di babak kedua, meski ketiganya (Alaba, Rafinha, Gustavo) tidak membawa perubahan signifikan bagi perbaikan permainan tim. Dengan kekalahan ini, Gladbach hanya tertinggal 1 poin dari Bayern dan Dortmund serta Schalke bisa saja menyamai poin Bayern jika menang dalam pertandingan mereka masing-masing akhir pekan ini.

My final statement: Gladbach memang termasuk lawan yang paling sering menyulitkan Bayern dan malam ini mereka juga bermain sangat baik, namun penyebab kekalahan Bayern sesungguhnya adalah pemain-pemain Bayern Munich sendiri. Our defense and attack in this game is TOTAL RUBBISH.

ps: transfer window belum ditutup wahai yang mulia Hoeness, Jupp, Rummenigge, Nerlinger!!! Datangkanlah pemain kelas dunia ke Bayern…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s