20 goals and more to come


Sebagai penggemar sepak bola, rasanya saya tidak pernah ingat ada satu tim yang bisa mencetak gol sebanyak 20 dalam selang waktu seminggu. Dan kalaupun ada tim yang pernah melakukannya, saya bangga karena tim favorit saya, FC Bayern Munchen pernah melakukannya di minggu yang baru saja lewat.

Dimulai dari Hoffenheim, Basel hingga terakhir Hertha Berlin dibantai dengan setidaknya selusin gol. Daya serang Bayern mencapai puncaknya akhir-akhir ini. Pergerakan para pemain depan dan sayap benar-benar menyulitkan pertahanan lawan. Dan yang lebih penting, jumlah peluang yang dikonversikan menjadi gol meningkat pada tiga laga terakhir.

Selanjutnya, Bayern akan menantang musuh yang musim ini belum pernah berhasil dikalahkan, yaitu Gladbach. Robben sendiri sudah mengatakan bahwa skor kemungkinan besar tidak bisa lagi mencapai margin yang besar, seperti tiga laga terakhir. Plus, pada saat yang bersamaan, daya serang Gladbach perlu diwaspadai ekstra keras. Nama-nama seperti Reus, Arango dan Hanke bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun dan pergerakan mereka sangat cepat. Saya ingat ketika terakhir Gladbach bertemu Bayern, sebuah serangan balik cepat yang dibangun Reus berhasil berujung pada terjadinya gol.

Dan kalau mau melihat beberapa pertandingan terakhir, toh masih ada ruang di lini pertahanan yang mesti terus diperhatikan. Lagi-lagi saya rasa kata konsistensi perlu terus dibangun dalam hal pertahanan. Ambil contoh Alaba. Setelah berhasil mematikan Shaqiri di liga Champions, ia terlihat rentan ketika menghadapi Hertha Berlin. Saya mencatat 3 kali “blunder” yang dilakukannya dalam selang waktu 13 menit! Bahkan akibat kelalaian pertama, sangat mungkin jika wasit memberikan hadiah pinalti bagi Hertha Berlin. Dan jika pinalti menjadi gol, arah pertandingan bisa saja berubah.

Duet Bads dan Boa sendiri perlu terus meningkatakan soliditas di antara keduanya. Kita tentu masih ingat beberapa laga sebelumnya dimana keduanya menyalahkan Muller dalam hal bertahan, padahal menurut pengamatan saya, mereka berdua pun cukup sering lengah khususnya dalam menghentikan bola-bola through pass.

Sedangkan Lahm sendiri, yang juga sempat dikritik beberapa waktu lalu karena sering meninggalkan pos pertahanannya dan terlambat dalam mengcover wilayahnya, sepertinya mulai kembali menemukan performance yang luar biasa sejak kembali diposisikan sebagai wing back kanan.

Lebih jauh tentang persiapan laga melawan Gladbach kita bahas secara terpisah, namun untuk saat ini kalau Bayern konsisten dengan permainannya, maka saya yakin Gladbach akan bisa dilewati dan satu tempat di final berhak dimiliki Bayern.

Satu hal lagi yang ingin saya highlight dari minggu luar biasanya Bayern adalah Kroos. Meski memang dia bagus sebagai AMC, tapi saya juga meyakini kemampuannya dalam berperan menggantikan posisi Basti. Visi permainannya luar biasa. Melebihi Alaba kalau menurut saya. Dan saya senang sekali jika Jupp lebih memberikan posisi Basti kepada Kroos daripada Alaba jika Basti berhalangan. Bahkan dalam salah satu analisa Effenberg di babak pertama menyatakan bahwa passing Kroos sangat akurat dan memberikan kontribusi merata ke semua lini. Amazing!

that’s it for now. Sampai jumpa dalam live tweet Bayern vs Gladbach.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s