Kemenangan Dramatis


Bayern berhasil melaju ke babak final DFB Pokal setelah mengalahkan Gladbach lewat drama adu pinalti. Sebelumnya, selama 120 menit, keduanya bermain imbang 0-0.

Bayern Munchen sendiri secara overall menguasai jalannya pertandingan. Bahkan peluang sudah langsung diperoleh Bayern di menit ke 5 melalui tendangan mendatar Toni Kroos yang membentur tiang gawang Gladbach. Lalu di menit ke-14, giliran Gomez yang mendapat peluang. Sayang sundulannya masih bisa ditepis ter Stegen yang kembali tampil gemilang dalam laga ini. Gladbach sendiri bukan tanpa peluang di babak pertama. Setidaknya dua kali saya melihat penyelamatan harus dilakukan oleh Neuer untuk mencegah terjadinya gol.

Di babak kedua, kendali permainan sempat diambil oleh Gladbach. Meski demikian, kedua tim saling bertukar serangan. Di menit ke 48, sesaat setelah peluang Robben gagal menjadi gol, giliran Arango yang gagal memanfaatkan peluang yang didapatkannya. Namun titik krusial di babak kedua menurut saya adalah ketika Neuer mampu melakukan penyelamatan gemilang menahan tendangan Reus yang sudah berhadapan satu lawan satu dengannya sekitar lima menit jelang pertandingan usai. Bayangkan kalau peluang itu menjadi gol, kemungkinan besar pertandingan akan berakhir untuk kemenangan Gladbach, tanpa perlu extra time.

Di dua kali lima belas menit extra time, Bayern kembali dominan. Namun, tidak ada peluang yang benar-benar mumpuni, kecuali satu peluang yang gagal dimanfaatkan dengan sempurna oleh Nils Petersen akibat terpeleset. Pada drama adu pinalti, saya cukup surprise melihat Alaba yang maju sebagai penendang pertama. I mean he’s 19 years old!! Menjadi penendang pinalti saja sudah beban berat, apalagi menjadi penendang pertama, di babak semifinal pula. Tapi Alaba mampu melakukan tugasnya dengan sempurna. Dan bukan hanya Alaba, Ribery, Lahm dan Kroos semuanya berhasil mencetak gol dari titik putih. Sedangkan di kubu Gladbach, Dante dan Nordtveit gagal mencetak gol.Tendangan Dante melambung di atas gawang, sedangkan tendangan Nordtveit berhasil di blok kaki Neuer. Secara khusus menyangkut Dante, sejarah akan terulang jika Dante benar pindah ke Bayern. Pada tahun 1984, Matthäus (Gladbach) juga gagal mencetak gol pada drama adu pinalti melawan Bayern. Lalu musim berikutnya, Matthaus sudah pindah ke Bayern Munchen. Hmmm interesting😀

After all, it was a good match and a very good result for us. So, see you at the final in Berlin (maksudnya ketemu di streaming atau livetwit hehehe).

adu pinalti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s