Review Bayern Munchen vs Hannover 96


The Unexpected Starting Line-up

Meskipun rotasi jelas diperlukan untuk menjaga kebugaran kondisi para pemain Bayern di tengah padatnya jadwal, namun saya tidak membayangkan bahwa hal itu dilakukan sejak awal ketika menghadapi Hannover 96. Sebagaimana tulisan saya sebelumnya, saya sebenarnya berpikir bahwa Jupp terlebih dulu akan menurunkan the winning team, baru kemudian jika sudah unggul dengan selisih (setidaknya) dua gol, akan memberi kesempatan pada pemain-pemain bench untuk turun. Namun nyatanya, perkiraan saya salah. Jupp menggeser Gomez dan Muller dari starting line up dan memainkan Olic serta Pranjic dari awal.

Adaptasi Lagi

Keputusan Jupp tersebut membuat pola serangan Bayern tidak terlalu smooth, setidaknya hingga tiga puluh menit pertama. Minim sekali peluang yang mampu diciptakan pemain Bayern. Saya mencatat hanya 1 shot on goal saja dari Olic dalam dua puluh menit pertama. Itu pun tendangannya masih lemah dan dengan mudah berhasil ditangkap Zieler. Meski demikian, Hannover tak mampu memanfaatkan kegamangan permainan Bayern Munchen. Kedua striker mereka tak punya banyak kesempatan memegang bola. Hanya sekali, Diouf punya peluang untuk melakukan shot on goal. Selebihnya, peluang emas mereka adalah hadiah dari Neuer yang melakukan blunder. Beruntung sekali, hal tersebut tak berujung pada terjadinya gol bagi Hannover 96.

Bayern sendiri akhirnya berhasil mencetak gol di menit 36 lewat tendangan lob yang indah dari Toni Kroos. Proses terjadinya gol berawal dari pergerakan Ribery yang menerobos sisi kanan pertahanan lawan. Setelah agak leluasa, ia memberi umpan kepada Robben yang langsung meneruskan bola kepada Toni Kroos. Di akhir babak pertama, Bayern kembali mendapat peluang emas yang gagal dimanfaatkan Olic karena terpeleset. Perasaan pas pertandingan lawan Gladbach, si Petersen juga kepeleset. Kenapa strikers kita jadi gampang kepeleset ya?😀

Lebih Baik di Babak Kedua

Bayern bermain lebih baik di babak kedua. Masuknya Tymo menggantikan Pranjic membuat lini tengah lebih reliable. Tak lama setelah pergantian tersebut, giliran Gomez yang masuk menggantikan Olic. Gomez langsung memperoleh peluang lewat tendangan keras kaki kirinya. Sayang tendangannya masih membentur tiang gawang. Namun, ia tidak membuang peluang kedua yang diperolehnya setelah menerima umpan dari Toni Kroos. Setelah sempat mengelabui bek lawan, Gomez dengan mudah melakukan placing bola ke sisi kanan gawang Zieler.

Mungkin karena sudah yakin akan menang, permainan Bayern jadi agak kendor. Hal ini berhasil dimanfaatkan Hannover untuk mulai membangun serangan. Hasilnya di menit 74, Ya Konan berhasil mencetak gol lewat tendangan salto dari dalam kotak pinalti setelah menerima umpan dari Diouf. Pada saat terjadinya gol, saya tak melihat kehadiran Badstuber mengawal Konan. Setelah itu, Hannover menguasai jalannya pertandingan. Beberapa peluang emas kembali mereka peroleh. Beruntung, tak satupun menjadi gol. Skor akhir pun tetap 2-1 hingga peluit akhir dibunyikan wasit dan ini berarti Bayern Munchen, untuk sementara memangkas selisih poin dengan Dortmund menjadi 2.

Semoga besok Koln mampu mengalahkan atau setidaknya imbang dengan Dortmund.

Man of the match versi kami: Toni Kroos. One goal. One assist.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s