Maier, Kiper Legendaris yang Gagal Menangkap Bebek


 

Kalau orang bertanya siapa kiper legendaris yang pernah bermain untuk Bayern Munchen? Mungkin Oliver Kahn menjadi salah satu jawaban yang paling sering diucapkan. Atau mungkin sudah ada yang bilang bahwa Neuer adalah seorang legend🙂 Well, for me, Kahn is a legend and Neuer is in the process to be a legend, but not yet a legend.

Tapi jangan lupa satu nama yang bisa jadi adalah kiper Bayern Munchen paling legend hingga saat ini. Dia adalah Sepp Maier. Bisa dibilang seluruh gelar prestisius sudah pernah diraihnya. Ia menjadi bagian dari tim Bayern yang menjadi juara liga champions 3 kali berturut-turut mulai tahun 74-76. 4 gelar Bundesliga dan 4 gelar DFB Pokal pun pernah direngkuhnya.

Di timnas (Jerman Barat), ia berhasil menjadi juara piala dunia tahun 1974, mengalahkan Belanda. Sedangkan pada tahun 1972, ia menjadi bagian dari tim jerman barat yang menjuarai piala eropa.

So, kalau mau jujur, dibanding Kahn dan Neuer, dari sisi pencapaian titel juara, ia masih berada di atas dua penerusnya tersebut. Maier di Jerman diakui sebagai “Keeper of The Century”. Sedangkan di tingkat global, ia berada di posisi ke-empat: keeper of the century di bawah Lev Yashin, Gordon Banks dan Dino Zoff.

Kiper yang dijuluki The Cat from Anzing ini membela Bayern Munchen sebanyak 473 kali di Bundesliga, termasuk diantaranya rekor ketika ia membela Bayern secara beruntun selama 422 pertandingan. Namun, karir gemilangnya harus berhenti pada Juli 1979 setelah ia mengalami kecelakaan mobil.

Setelah pensiun, ia menjadi pelatih kiper di Bayern dan timnas jerman. Ia menjadi mentor bagi Kahn yang bisa dibilang sangat sukses sebagai penerusnya. Maier pensiun pada tahun 2008. Ketika itu, ia berkata: “I was with the club since I was 15 years old, but it had to be. I can’t be there until I am 100, even though there is a tinge of sadness.” Selain menjadi pelatih, ia juga menikmati hidup dengan tampil di berbagai acara musik dan bahkan pernah juga menyulap asistennya hilang dari panggung.

Ia juga menulis beberapa buku diantaranya 1978’s Artist der Nation (The nation’s artist), Ich bin doch kein Tor (Who says goalkeepers are crazy?) tahun 1980, Super-Torwart-Training (Super goalkeeper training) tahun 1990, 2000’s Mit Spaß zum Erfolg. Torwart-Training (The more fun you have, the better you’ll get – how to coach goalkeepers) dan Wer mit dem Ball tanzt (Dancing with footballs)

Selain dikenang karena kehebatannya menjaga gawang, ia juga dikenal sebagai pribadi yang humoris. Salah satu aksi kocaknya yang selalu dikenang adalah ketika ia berusaha menangkap seekor bebek yang masuk ke stadion Olympia ketika Bayern sedang bertanding melawan Bochum. Pada saat itu, Bayern Munchen tengah mendapat hadiah pinalti. Alih-alih, fokus melihat rekannya mengambil tendangan pinalti, Maier malah “menghibur” penonton dengan melompat untuk menangkap si bebek. Ia gagal menangkap bebek, tapi penonton terhibur dengan aksinya.

[youtube_sc url=”http://www.youtube.com/watch?v=ewTrjzWT98k”%5D

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s