Memanaskan Persaingan


Review Nurnberg vs Bayern Munchen

Akhirnya setelah enam tahun lebih Bayern tak pernah menang di kandang Nurnberg, Lahm dkk berhasil menaklukkan tuan rumah dengan skor tipis, 1-0. Secara kualitas permainan sebenarnya Bayern tidak berada dalam peak performance. Sebuah hal yang cukup wajar mengingat kondisi fisik pemain-pemain inti yang pastinya terkuras selama dua minggu terakhir.

Jupp memasukkan tiga pemain yang berbeda dari starting line up biasanya. Contento, Pranjic dan Tymo bermain sejak awal. Secara khusus, saya melihat Contento bermain sangat baik sepanjang pertandingan. Tidak mengherankan sih, karena sejak tahun 2010, bakatnya sudah kelihatan. Musim ini dia tak bisa bermain banyak karena cedera dan beralihnya Lahm ke posisi wing back kiri setelah kedatangan Rafinha. Namun bukan tak mungkin, setelah pertandingan kemarin, ia akan terus dirotasi bersama Alaba mengingat Lahm terbukti sangat cocok bermain di belakang Robben, setidaknya dibandingkan Rafinha.

Sejak kick off, Bayern menguasai pertandingan (as always) tapi gagal menciptakan banyak peluang. Bahkan berdasarkan catatan saya, tak satupun shot on goal yang berhasil dilesakkan pemain-pemain Bayern München di babak pertama. Peluang terbaik mereka dapatkan ketika Pranjic berhasil melepaskan crossing yang akurat kepada Robben. Namun sayang, sundulannya masih melebar di sisi kiri gawang Nurnberg.

Di awal-awal babak kedua pun, Bayern masih terlihat gamang dalam menyerang. Baru setelah Basti dan Ribery masuk, permainan Bayern berubah. Peluang-peluang mulai tercipta. Bayern sempat menciptakan gol lewat kaki Mario gomez namun sayang Thomas Muller sudah terlebih dulu dinyatakan offside sebelum memberikan assist pada Gomez.

Namun, Bayern tak putus asa. Beberapa menit kemudian, Robben berhasil membobol gawang Schafer dan skor pun berubah menjadi 1-0. Setelah itu, giliran Nurnberg keluar menyerang. Peluang emas mereka peroleh ketika Almog Cohen melepaskan tendangan dari luar kotak pinalti. Blocking Neuer terhadap tendangan tersebut tidak sempurna, beruntung bolanya masih membentur tiang. Dan di detik-detik akhir, Schafer sampai maju ke kotak pinalti untuk memanfaatkan tendangan penjuru yang mereka dapatkan. Namun, skor tidak berubah sampai wasit meniup peluit panjang.

Tiga (3)

Dengan hasil tersebut, Bayern München berhasil meraih tiga poin sekaligus memotong selisih poin dengan Dortmund menjadi tiga. Kedua tim menyisakan 6 pertandingan lagi. Berikut listnya:

Bayern:

vs Augsburg (H)

vs Dortmund (A)

vs Mainz (H)

vs Bremen (A)

vs Stuttgart (H)

vs Koln (A)

Dortmund:

vs Wolfsburg (A)

vs Bayern (H)

vs Schalke (A)

vs Gladbach (H)

vs Kaiserslautern (A)

vs Freiburg (H)

Some other notes:

# Luis Gustavo mendapatkan kartu kuning kelimanya tadi malam. Artinya ia mendapatkan suspension 1 pertandingan Bundesliga, yaitu ketika melawan Augsburg. Sedangkan Kroos dan Ribery mesti berhati-hati jika turun melawan Augsburg. Satu kartu kuning saja mereka dapatkan berarti mereka tidak akan bisa bermain melawan Dortmund, karena saat ini keduanya sudah mengkoleksi 4 kartu kuning.

# Koordinator tim youth Bayern, Herman Hummels (ayah dari Mats Hummels) dipecat manajemen Bayern Munchen dan digantikan oleh anak dari Franz Beckenbauer, yaitu Stefan Beckenbauer. Stefan sendiri sudah menjadi bagian dari tim pelatih youth Bayern sejak 2001 silam.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s