Pertarungan Raksasa Eropa pt 3


 

Kali ini kami lanjutkan cerita tentang pertemuan Real Madrid dan Bayern Munchen, khususnya menjelang leg kedua yang akan berlangsung pada Kamis dinihari yang akan datang.

45 Menit Pertama yang Kritikal

Jika mau aman, kedua tim harus mencetak gol dalam laga ini. Berapa jumlah gol minimum yang diperlukan, tentu akan sangat tergantung pada menit demi menit yang berjalan di leg kedua ini. Dan dari sudut pandang saya, gol di babak pertama akan menjadi krusial. Jika Bayern berhasil mencetak gol terlebih dahulu, maka secara langsung atau tidak langsung, hal tersebut akan meruntuhkan mental pemain-pemain Madrid. Tapi sebaliknya jika Madrid berhasil mencetak gol pertama, saya berharap hal tersebut terjadi di babak pertama. Karena jika terjadi di babak kedua, apalagi sudah di atas menit ke 60, maka Bayern akan berada dalam kondisi tekanan yang sangat besar.

Bayern sendiri pada UCL musim 2011/12 (termasuk laga play off), mampu mencetak 18 gol di babak pertama. 11 di antaranya terjadi di 30 menit pertama dan sisanya di 15 menit terakhir babak pertama. Di sisi lain, Bayern sejauh ini hanya kebobolan 3 gol di 45 menit pertama.

Line Up And Tactical Plan

Line up versi saya: Neuer – Alaba – Boa – Bads – Lahm – Basti – Gustavo – Ribery – Kroos – Robben – Gomez.

Sebenarnya, dari lubuk hati saya yang paling dalam (eaaaa), saya ingin Muller jadi starter. Tapi, jujur saja, musim ini ia mengalami penurunan permainan. Tidak buruk juga, tapi menurun jika dibanding musim lalu. Oleh karenanya, ada baiknya jikapun ia bermain untuk laga ini, mungkin tidak sebagai starter.

Hal lain yang penting adalah bagaimana menutup ruang pemain-pemain Madrid untuk melakukan passing atau pergerakan. Sejauh pola defensif ala Jupp yang ditampilkan sangat baik di awal-awal musim terjadi lagi di leg kedua, saya yakin Madrid akan kebingungan mencari celah. Disiplin adalah kuncinya. Selain itu, timing menjadi penting, khususnya dalam melakukan tackling. Sebagaimana (harusnya) Anda sudah ketahui, bahwa cukup banyak pemain Bayern yang sedang berada di ambang akumulasi kartu kuning. Oleh karenanya, mereka harus ekstra hati-hati ketika hendak memutuskan melakukan tackling.

Dan akhirnya, saya berharap Neuer bisa tampil pada top performancenya. Sehingga gawang Bayern Munchen bisa tidak kebobolan hingga akhir laga. Amin.

Every Chance is Important but Only those Converted into Goals Matters

Saya pribadi tidak berharap Jupp memainkan strategi “memarkir bis” di Bernabeu. Namun mungkin, penguasaan bola akan lebih didominasi Real sebagai tuan rumah, apalagi mereka punya tugas untuk mengejar defisit gol. Oleh karenanya, serangan balik yang berhasil menciptakan peluang-peluang akan menjadi penting bagi FC Bayern. Pun demikian, peluang saja tidak cukup. Harus dikonversi menjadi gol. Apalagi pada laga-laga besar seperti ini, membuat puluhan peluang saja bisa jadi tidak cukup. Sebagaimana yang terjadi pada laga Chelsea vs Barca di leg pertama. Barca punya 24 peluang but none of them turned into goal(s). Semoga Bayern mampu memanfaatkan berbagai peluang yang didapat untuk menjadikannya gol.

Termasuk peluang dari set piece: corner kick (ingat gol pertama Bayern minggu lalu berawal dari corner kick), free kick (Kroos is the master for indirect free kick, while Rib and Rob are good in direct free kick-as long as they are not fighting to decide who takes the free kick hehehe) dan penalty kick (for this one, kalau benar Bayern dapat kesempatan, saya harap bukan Robben atau Gomez yang mengambilnya. Let Kroos or Basti or even Alaba takes it).

Stay Calm

Seperti minggu lalu, fans beberapa hari terakhir ini mulai kembali “berdebat” atau mengekspresikan perasaannya terhadap laga ini. Ada yang pesimistis, ada yang realistis, ada yang optimistic, ada juga yang over confidence🙂

Saya sendiri memilih untuk stay calm and give full support at match day😀 Tapi tentu deep down inside, seperti sudah sering saya katakan sebagai fans Bayern, kita perlu yakin pada kemampuan tim as Rummenigge wrote in a letter before the first leg: “We need two mia san mia days, when everything works out for us, because if we give it 100 percent, we can take our chance.”

That’s the point: give 100%, as players and as fans.

Mia San Mia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s