Ada Apa FC Hollywood?


 

Halo, selamat pagi Bavarians!

 

Yah guys, seperti yang kalian semua tau, kita gagal merebut piala DFB Pokal kemarin. Akhirnya piala DFB Pokal tahun ini jatuh ke tangan rival kita, Borussia Dortmund. Namun, dari pertandingan tadi, saya menangkap beberapa keganjilan dan kekacauan yang terjadi di kubu Bayern Munchen.

 

“Borussia Dortmund was the better side tonight”. Pernyataan yang dilansir oleh salah satu media Jerman tersebut memang benar. Karena menurut saya pribadi, kemarin Borussia Dortmund bermain jauh lebih efisien dibanding Bayern Munchen, baik saat mereka bertahan maupun menyerang. Bisa dibilang, Bayern Munchen tadi terlihat bermain sangat tidak tenang dan seperti kehilangan arah. Mereka bermain kurang ‘greget’, gampang menyerah dan suka melakukan kesalahan-kesalahan fatal. Contohnya di gol pertama Shinji Kagawa.

 

Di sisi lain, Borussia Dortmund sangat bisa memanfaatkan peluang dan 2 dari 3 gol Robert Lewandowski merupakan hasil counter attack cepat. Dan, yang paling dipertanyakan adalah  kesigapan dari duet Boateng dan Badstuber. Mereka sama sekali tidak berkutik saat Kagawa, Lewandowski dan Grosskreutz mendekati barisan pertahanan mereka. Kurangnya koordinasi dan komunikasi antara Neuer, Boateng dan Badstuber merupakan faktor utama berbuahnya gol pertama dari Lewandowski. Dan ya kita tidak usah terlalu mengungkit banyak soal kesalahan Neuer yang melepas bola dan akhirnya Robert Lewandowski berhasil membuat hat-trick. Itu memang kesalahan pribadi Neuer atau memang saat itu sudut memang sempit.

 

Tidak akan ada gunanya memiliki Kiper terbaik di dunia, jika kita tidak memiliki bek yang cukup tangguh untuk melapisi barisan pertahanan. Tahukah kalian? Boateng dan Badstuber bukanlah bek tengah murni. Yang artinya mereka bukanlah bek yang bermental sebagai bek tengah,melainkan bek sayap. Boateng, saat bermain untuk Hamburger SV, dia bermain lebih ke arah bek sayap kanan maupun kiri. Mungkin di dalam tulisan ini saya terkesan terlalu menyalahkan barisan pertahanan dari Bayern. Namun, memang dalam pertandingan kemarin, barisan pertahanan mereka sangat rapuh.

 

Faktor pertahanan bukanlah satu-satunya faktor mengapa Bayern Kalah kemarin. Selain barisan pertahanan Dortmund yang sangat rapih dan disiplin, sektor menyerang Bayern Munchen seolah olah nampak kebingungan dan seakan akan mereka bertanya ‘apa yang harus saya lakukan sekarang’. Mereka kurang berfikir spontan dan itu tercermin bagaimana cara mereka mengoper bola. Sering lepasnya bola dari posisi Bayern, menunjukkan bahwa koordinasi penyerangan Bayern tidak berjalan baik dan ‘mati gayanya’ para penyerang Bayern Munchen. Bayern Munchen sendiri bermain dibawah tekanan. Selain mereka masih harus bertanding melawan Chelsea minggu depan, mereka juga berambisi mengalahkan Borussia Dortmund, yang di dalam 4 pertemuan terakhir memang selalu kalah. Itulah yang membuat mereka bermain seperti sedikit ‘stres’.

 

Guys, kalo mereka bermain seperti ini, bisa jadi akan sama hasilnya saat mereka bertemu dengan Chelsea minggu depan. Namun kita semua berharap, Jupp Heynckes memiliki rencana yang lebih efisien untuk membangun kebali tim ini agar mampu merebut trofi Liga Champions minggu depan. Just keep in faith ya bro dan sis! Mia san Mia!

Ramadhan Surjoharso

4 thoughts on “Ada Apa FC Hollywood?

  1. saat goal pertama bagi dortmund, terlihat kalau Bayern hati dan pikirannya tidak fokus di DFB. #MIAsanMIA tetap semangan dan dukung😀

  2. Memang kalo dilihat2 sih, bayern ga greget, v ya mo gmana lagi time’s never can turn back.
    oh, iya mo request lagu2/anthem bayern munchen donk,min(situsnya klo ga bisa judulnya aja)!
    Mia San Mia
    Thanks!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s