Review: BATE vs Bayern – Antiklimaks


 

Lack of passion. Lack of vision. You name it. Bayern got ’em all last night. Terlepas dari 15 menit pertama, permainan Bayern benar-benar tidak mengesankan sebuah tim yang baru saja mencatatkan 9 kemenangan secara berturut-turut. Sebuah penampilan antiklimaks yang semoga tidak berlanjut akhir pekan ini.

Overall, Bayern mendominasi permainan. Namun, pertandingan tadi malam mengingatkan saya akan banyak kejadian di musim lalu, dimana Bayern begitu mendominasi permainan, tapi tidak berhasil membuahkan gol. Beda dengan BATE yang hanya sesekali menyerang tapi langsung membuahkan gol atau setidaknya membahayakan gawang Neuer. Satu kesempatan emas Bayern melalui Kroos di awal-awal pertandingan sebenarnya bisa saja merubah alur pertandingan seandainya saja ia bisa mencetak gol di gawang yang sudah kosong! Namun tendangannya masih membentur tiang. Setelah itu, serangan-serangan Bayern di babak pertama benar-benar monoton sehingga tidak mampu membongkar pertahanan rapat BATE.

Di babak kedua, Bayern baru seperti terlecut lagi setelah tertinggal 2-0, namun semuanya sudah terlambat. Gol Ribery yang setidaknya diharapkan bisa menjaga selisih gol tidak terlalu besar ternyata tak bertahan lama. BATE kembali mencetak gol dan skor di akhir pertandingan menjadi 3-1 buat sang kuda hitam asal Belarusia.

Pertahanan Bayern juga rapuh sekali tadi malam, khususnya di duo CB, Boateng dan Dante. Pavlov beberapa kali berhasil mengecoh Dante maupun Boateng sehingga celah pertahanan Bayern terbuka. Kerjasama satu dua juga menjadi sangat efektif bagi para penyerang BATE untuk mengacaukan pertahanan Bayern yang di babak kedua semakin longgar karena duo Gustavo-Martinez/Basti lebih fokus membantu serangan sehingga cukup sering terlambat membantu pertahanan.

Terakhir, empat pemain Bayern mendapat kartu kuning: Badstuber, Dante, Luiz Gustavo, Pizarro. Jujur saja, saya agak trauma dengan banyaknya kartu kuning di fase grup. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor tidak sempurnanya tim Bayern di final UCL tahun lalu. Akumulasi kartu yang terbawa sejak awal fase hingga ke babak-babak selanjutnya.

Selain itu, jumlah kartu kuning yang cukup banyak ini juga menjadi indikasi bahwa Bayern memang stres tadi malam khususnya di babak kedua karena seperti sudah kehilangan akal membongkar pertahanan lawan. Cukup mengherankan bukan tim dengan dominasi ball possession mendapat kartu kuning 50% lebih banyak dari tim yang di bawah tekanan? Hmmm, it’s wrap up a bad day for Bayern, but hopefully the boys will bounce back and beat Hoffenheim on Saturday.

Quotes:

“It’s simple: we failed to take the lead, to score the opening goal,” Neuer

In a game like that, you have to take the lead, but if you don’t, your opponents can counter-attack from a defensive platform. They did that very well.” Jupp Heynckes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s