Bundesliga 2013/14 – Kompetitif Atau Tidak?


 

Bundesliga 2013/14 masih menyisakan beberapa laga lagi. Pun demikian, juaranya sudah diketahui pada pekan ke-27, yaitu FC Bayern. Selain puja puji yang dilontarkan untuk keberhasilan Bayern membuat rekor baru, tak sedikit pula yang mencibir kesuksesan Bayern ini sebagai bukti tidak kompetitifnya Bundesliga. Benarkah Bundesliga tidak kompetitif? Saya mencoba melihatnya dari berbagai perspektif.

Pertama, jika ukurannya adalah selisih poin antara sang juara dengan runner up, maka Bundesliga dapat di-cap sebagai tidak kompetitif. Bayern dan Dortmund terpisah jarak 23 poin, sedangkan di beberapa liga top Eropa lainnya, katakanlah EPL dan La Liga, selisih poin antara pemuncak klasemen dengan runner up atau third spot terpaut 1-5 poin saja. Eh, tapi kalau bicara liga, bukan cuma top 4 atau 6 aja loh. Saya coba melihat lebih jauh. Katakan saja, selisih antara tim-tim yang sekarang diluar zona kualifikasi ke Eropa dan tim-tim yang sedang ada di zona degradasi. Di Bundesliga, selisihnya adalah 20 poin, La Liga 19 poin dan EPL 30 poin! Jadi bisa disimpulkan, untuk selisih poin, EPL dan La Liga ketat di papan atas, namun dari papan tengah ke bawah, EPL tak sekompetitif Bundesliga dan La Liga.

Sedikit mengomentari juga mengapa Bayern begitu digdaya di puncak klasemen. Alasannya sebenarnya tak lepas dari tidak konsistennya para rival. Dortmund ternyata tak cukup kuat dalam urusan kedalaman skuad. Begitu banyak cidera menerpa, khususnya di lini belakang, mereka tak sanggup lagi bersaing secara optimal. Apalagi ketika masih harus berlaga di 3 kompetisi: Bundesliga, DFB Pokal dan UCL. Sedangkan Leverkusen dan Schalke masih angin-anginan. Leverkusen main bagus di paruh pertama kompetisi, namun drop di paruh kedua. Schalke sebaliknya. Seandainya saja, beberapa rival terdekat cukup konsisten, mungkin Bayern tak bisa seleluasa yang seolah-olah terlihat.

Pembahasan berikutnya soal gol. Meskipun pertandingan yang berakhir 0-0 bukan selalu berarti pertandingan tersebut kurang kompetitif, namun bagaimanapun, pertandingan sepak bola akan lebih seru dan terasa nuansa kompetisinya ketika banyak gol tercipta kan? Nah di Bundesliga, tim terbawah selisih golnya -25, di Spanyol -33 dan di Inggris: -42. Tiga tim terbawah di Liga Inggris rata-rata hanya bisa mencetak 29 gol, sedangkan di Bundesliga, mereka masih bisa rata-rata mencetak 36 gol. Artinya, tim  terendah di Liga Inggris sepertinya lebih hopeless untuk bisa berkompetisi dibanding di Spanyol dan Jerman. Ya bagaimana mau berkompetisi kalau bikin gol saja susah, sedangkan kebobolannya sering banget hehehe.

Pertandingan di Bundesliga juga paling sedikit yang berakhir dengan skor 0-0. Bahkan baru di pekan ke-9 ada pertandingan yang berakhir imbang dengan skor kaca mata, yaitu antara Bremen dan Freiburg. Dan total sampai sekarang baru 10 pertandingan di Bundesliga yang skor akhirnya 0-0. Bandingkan dengan EPL yang sampai di pekan ke-10 saja, sudah ada 11 laga berakhir 0-0 dan di La Liga di pekan ke-16 sudah ada 10 games skornya 0-0. Artinya di Bundesliga, kompetisi dalam sebuah pertandingan lebih terasa. Dua klub yang bertanding saling berusaha menggempur lawan dan berhasil mencetak gol.

Coba kita lihat juga analisa kompetisi dalam hal pemain akademi/pemain lokal masuk ke skuad utama klub. Hmmm kalau di EPL, pemain lokal / muda sih banyak tersingkir karena kalah bersaing dengan para pemain “bintang” yang dibeli dengan harga mahal. Bahkan musim ini, belanja klub-klub EPL adalah yang tertinggi dibandingkan liga-liga top lainnya. Namun, dampaknya terhadap timnas, ya bisa dilihat sendiri, Inggris masih di bawah Jerman dan Spanyol dalam hal rangking FIFA. Jadi, kalau mau lihat juga dari perspektif yang lebih luas, yaitu bahwa tingkat kompetitif sebuah liga harusnya berdampak positif ke timnas, maka Jerman dan Spanyol jauh lebih baik dari Inggris.

Sekarang lanjut ke poin berikutnya. Bicara kompetisi, tidak bisa hanya sekedar yang terlihat juga loh. Okelah selisih poin cukup besar, tapi apakah pertandingan di bundesliga tidak seru? Hmmm, poin ini mungkin yang paling sering tidak diperhatikan oleh para pengamat yang jarang nonton Bundesliga. Bayern sendiri, beberapa kali pada musim ini, tidak mudah untuk bisa meraih poin penuh, bahkan sempat hampir kalah. Berikut beberapa pertandingan terakhir Bayern dimana hasil akhir tak selalu menggambarkan bahwa pertandingannya tidak seru: vs Stuttgart – Bayern baru bisa meraih kemenangan di menit akhir lewat tendangan spektakuler Thiago. Lalu pada saat lawan Mainz, Bayern baru bisa mencetak gol di 10 menit akhir pertandingan. Sebelumnya, khususnya di babak pertama, Bayern berada di bawah tekanan Mainz. Dan terakhir, kontra Hoffenheim, Bayern bahkan berhasil ditahan imbang 3-3.

Jadi, kalau dari berbagai aspek, Bundesliga tidak bisa dikatakan tidak kompetitif. Dalam banyak aspek, malah Bundesliga lebih kompetitif dibandingkan liga lainnya. Memang Bayern sedang tampil luar biasa, namun buat klub-klub Bundesliga yang tidak cengeng, ini harusnya dapat menjadi kesempatan mereka untuk terus meningkatkan level permainan mereka.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s